RSS

Monthly Archives: December 2012

Pencemaran Lingkungan

Segala sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada di sekitar manusia, misalnya udara, tanah, air, tumbuh-tumbuhan, hewan dan bahan-bahan kimia yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia dalam masyarakat, merupakan lingkungan hidup atau ekosistem.

Pencemaran lingkungan atau kerusakan lingkungan dapat disebabkan oleh alam, misalnya gunung meletus, angin ribut, banjir, gempa bumi dan erosi. Dapat pula diakibatkan oleh kegiatan manusia yang disebabkan oleh tuntutan kebutuhan hidup yang semakin meningkat dan mendorong kemajuan teknologi dan industri.

Dalam hal  transportasi, asap buangan knalpot kendaraan dapat menyebabkan kerusakan dan penyakit.

Penggunaan insektisida, dapat memusnahkan beberapa jenis hewan. Energi nuklir atau pemakaian zat radioaktif menimbulkan bahaya akibat radiasi. Pemakaian pupuk yang berlebihan pada lahan pertanian dapat mencemarkan air dan tanah.

Penambahan zat-zat dalam jumlah yang cukup banyak ke dalam udara, air dan tanah akaan mengganggu keseimbangan komposisi zat-zat yang ada didalamnya dan akhirnya dapat merugikan makhluk hidup, contohnya dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Peristiwa semacam ini disebut pencemaran atau polusi. Zat-zat yang menyebabkan pencemaran disebut zat pencemar atau polutan.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 31, 2012 in Natural Science

 

Tags: , , , ,

Keserupaan Dinamik

Keserupaan dinamik terdapat diantara sistem-sistem yang serupa kinematis dan dinamis jika perbandingan dari semua gaya-gaya yang mirip dalam model dan prototip sama.

Syarat-syarat yang diperlukan untuk keserupaan yang sempurna dikembangkan dari hukum gerak kedua Newton, ΣFx = Max . Gaya-gaya yang bekerja bisa satu atau gabungan beberapa dari yang berikut ini : gaya kental, gaya tekanan, gaya berat, gaya tarikan permukaan dan gaya elastisitas.

Selanjutnya Hubungan diantara gaya-gaya yang bekerja pada model dan prototip menjadi :

Image

Perbandingan Gaya Inersia dikembangkan menjadi bentuk berikut :

Image

Persamaan ini menyatakan hukum umum keserupaan dinamik antara model dan prototip dan dipandang sebagai persamaan Newton.

Perbandingan Gaya Inersia-Tekanan (Bilangan Euler) memberikan hubungan sebagai berikut (dengan menggunakan t = L/v) :

Image

Perbandingan Gaya Inersia-Gaya Kental (Bilangan Reynolds) diperoleh dari :

Image

Perbandingan Gaya Inersia-Gaya Berat diperoleh dari :

Image

Perbandingan Gaya Inersia-Elastisitas (Bilangan Cauchy) diperoleh dari :

Image

Perbandingan Gaya Inersia-Tarikan Permukaan (Bilangan Weber) diperoleh dari :

Image

Perbandingan-perbandingan Waktu

Perbandingan-perbandingan waktu yang dinyatakan untuk pola-pola aliran yang pada hakekatnya diatur masing-masing oleh kekentalan, berat, tarikan permukaan dan oleh elastisitas adalah :

Image

Sekian.

-Aunurrofiq hidayat, 30 Desember 2012-

(Learning Mod. FATEC)

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2012 in Natural Science

 

Tags: , , , , , , ,

Model-model Hidrolik, Keserupaan Geometrik dan Keserupaan Kinematik

Model-model Hidrolik

Pada umumnya, model-model hidrolik dapat berupa model yang sesungguhnya atau dapat pula berupa model yang diubah. Model-model yang sesungguhnya memiliki semua ciri penting yaitu prototip yang dibuat berukuran asli (serupa secara geometris) dan memenuhi persyaratan rancangan (keserupaan kinematik dan dinamik).

Perbandingan-perbandingan prototip-model telah memperlihatkan dengan jelas bahwa persesuaian tingkah laku seringkali jauh melampaui batas-batas yang diharapkan, seperti telah dibuktikan dalam operasi yang berhasil dari banyak kegunaan yang dirancang dari pengujian model.

Keserupaan Geometrik

Keserupaan geometrik terdapat diantara model dan prototip jika perbandingan dari semua dimensi masing-masing model dan prototipnya sama.

Perbandingan-perbandingan tersebut dapat dituliskan sebagai berikut :

Image

Keserupaan Kinematik

Keserupaan kinematik terdapat diantara model dan prototip jika :

  1. Lintasan partikel-partikel yang bergerak bersamaan serupa secara geometris
  2. Perbandingan kecepatan partikel yang bersamaan itu adalah sama

Berikut ini adalah beberapa perbandingan yang berguna :

1. Kecepatan

Image

2. Percepatan

Image

3. Pembuangan (Discharge)

Image

Sekian.

-Aunurrofiq Hidayat, 30 Desember 2012-

(Learning Mod. FATEC)

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2012 in Natural Science

 

Tags: , , , , , ,

Analisis Dimensional

Analisis dimensional merupakan analisis dimensi-dimensi besaran dan merupakan alat yang berguna dalam mekanika fluida modern.

Dalam suatu persamaan yang menunjukkan hubungan fisis antara besaran-besaran, harus ada kesamaan dimensional dan numerik yang mutlak. Pada umumnya, semua hubungan fisis seperti itu dapat disederhanakan menjadi besaran-besaran dasar yang terdiri dari gaya F, panjang L dan waktu T (atau massa M, panjang L dan waktu T). Kegunaan analisis dimensional antara lain :

  1. Mengubah satu sistem satuan ke sistem satuan lain
  2. Mengembangkan persamaan-persamaan
  3. Mengurangi banyaknya variabel yang diperlukan dalam suatu percobaan
  4. Menyatakan prinsip rancangan model

Contoh :

Nyatakan setiap besaran berikut (a) dalam suku-suku gaya F, panjang L dan waktu T dan (b) dalam suku-suku massa M, panjang L dan waktu T.

Jawab :

Image

Sekian.

-Aunurrofiq Hidayat, 30 Desember 2012-

(Learning Mod. FATEC)

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2012 in Natural Science

 

Tags: , , , ,

Soal Hidrolika

Sebuah kapal yang panjang lambungnya 140 m menjelajah lautan dengan kecepatan 7,6 m/s.  (g = 9,8 m/s2)

  1. Hitung Bilangan Froude NF
  2. Untuk keserupaan dinamik, pada kecepatan berapakah seharusnya sebuah model 1 : 30 ditarik melalui air ?

Jawab :

1. Bilangan Froude NF

Image

2. Untuk keserupaan dinamik, pada kecepatan berapakah seharusnya sebuah model 1 : 30 ditarik melalui air ?

Jika dua pola aliran dengan batas-batas yang serupa secara geometris dipengaruhi  oleh gaya inersia dan gaya berat, bilangan Froude nya merupakan perbandingan yang penting dalam studi-studi model tersebut. Jadi :

 Image

Jadi kecepatan model seharusnya adalah 1,388 m/s

Selesai

-Aunurrofiq Hidayat, 30 Desember 2012-

(Learning Mod. FATEC)

 
Leave a comment

Posted by on December 29, 2012 in Soal-soal

 

Tags: , , ,

Soal Transformasi Laplace (2)

Perhatikan gambar dibawah, pada t = 0 muatan kapasitor dan arus adalah 0. Tentukan muatan dan arus pada setiap saat t, jika E = 100 sin 3t volt !

Image

Jawab :

Image

Misalkan y = q.  Persamaan (1) dapat kita ubah menjadi :

Image

Dengan menggunakan tabel transformasi Laplace, Bentuk Laplacian untuk tiap suku pada persamaan (2) adalah :

Image

Dengan menggunakan pecahan parsial diperoleh :

Image

Dengan menggunakan Tabel Transformasi Laplace maka bentuk persamaan (4) akan menjadi :

Image

Jadi Muatan pada setiap saat t adalah :

Image

Dengan menggunakan persamaan (5) kita akan mencari nilai Kuat arus pada setiap saat t yaitu :

Image

Selesai.

“Bagian yang memuat bentuk eksponensial disebut sebagai keadaan Transien. Sedangkan bagian yang tidak mengandung bentuk eksponensial disebut sebagai keadaan Tunak (Steady State)“.

Catatan :

Pecahan Parsial untuk Mencari Y adalah :

Image

Cara selanjutnya sama dengan cara yang ada pada posting sebelumnya, sehingga diperoleh nilai Y seperti pada persamaan (4) diatas.

-Aunurrofiq Hidayat, 29 Desember 2012-

 
Leave a comment

Posted by on December 29, 2012 in Soal-soal

 

Tags: , , ,

Soal Transformasi Laplace

Perhatikan gambar dibawah, pada t = 0 muatan kapasitor dan arus adalah 0. Tentukan muatan dan arus pada setiap saat t, jika E = 300 volt !

Image

Jawab :

Image

Misalkan y = q.  Persamaan (1) dapat kita ubah menjadi :

Image

Dengan menggunakan tabel transformasi Laplace, Bentuk Laplacian untuk tiap suku pada persamaan (2) adalah :

Image

Dengan menggunakan pecahan parsial :

Image

Substistusi nilai A yang diperoleh pada persamaan (7) ke persamaan (5) dan (6) :

Image

Berdasarkan persamaan (3) dan (4) diketahui bahwa :

Image

Dengan memasukkan nilai A, B dan C yang telah diperoleh maka :

Image

Dengan menggunakan Tabel Transformasi Laplace, Berdasarkan L1, L13, dan L14 maka bentuk persamaan (8) akan menjadi :

Image

Jadi Muatan pada setiap saat t adalah :

Image

Dengan menggunakan persamaan (9) kita akan mencari nilai Kuat arus pada setiap saat t yaitu :

Image

Selesai.

-Aunurrofiq Hidayat 29 Desember 2012-

 
Leave a comment

Posted by on December 29, 2012 in Soal-soal

 

Tags: , , , , , ,