RSS

Penilaian ( Assessment )

06 Dec

Peter W. Airasian (1991 : 18) menyatakan bahwa “Assessment is the process of gathering, interpreting and synthesizing information to aid decision making in the classroom”. Hal ini senada dengan pendapat Carl Ann Tomlinson & Jay McTighe (2006 : 131) dalam Diane Ronis (2011 : 21) bahwa Assessment berfokus pada pengumpulan informasi mengenai pencapaian prestasi siswa yang dapat digunakan untuk membuat keputusan pengajaran.

Penilaian (Assessment) mengacu pada pengumpulan informasi dan sintesis oleh guru mengenai siswa dan kelasnya. Definisi lain diungkapkan oleh Gronlund (1984 : 5) bahwa penilaian merupakan proses sistematis pengumpulan, penganalisisan, dan penafsiran informasi untuk menentukan sejauh mana siswa mencapai tujuan pembelajaran. Penilaian juga dapat diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran. Inti penilaian adalah proses memberikan nilai kepada objek tertentu berdasarkan suatu kriteria ( Erna, 2011 : 33).

Fungsi dari penilaian (assessment) itu sendiri adalah untuk mengukur sejauh mana keterampilan siswa terhadap pelajaran yang diterimanya. Informasi yang diperlukan dari penilaian tersebut adalah bagaimana perkembangan siswa setelah dia menerima pembelajaran. Dari hasil penilaian tersebut, guru dapat melakukan revisi terhadap proses pembelajaran supaya peserta didiknya bisa mencapai hasil yang diharapkan. (Erna, 2011 : 71).

Suatu Assessment tidak dirancang untuk mengevaluasi keefektifan sesuatu program atau proses tertentu. Assessment berfungsi sebagai pengestimasi tingkat prestasi siswa atau siswa di suatu wilayah setelah dikenai berbagai pengaruh pendidikan dan lingkungan yang berbeda-beda. Jadi Assessment menentukan kemajuan siswa didalam mencapai tujuan-tujuan pendidikan dalam suatu waktu tertentu. Melalui suatu proses penimbangan, bisa dari orang lain atau satu mata tes yang akan diuji.

Adapun manfaat assessment adalah (Erna, 2011 : 74) :

(a) alat merencanakan, memperkaya pembelajaran,

(b) sebagai alat komunikasi siswa, guru dan orang tua,

(c) sebagai alat memonitor hasil pembelajaran dan perbaikan pembelajaran, dan

(d) sebagai alat untuk memperbaiki kurikulum.

Sedangkan waktu assessment adalah (Erna, 2011 : 74) :

(a) sebelum pelajaran berlangsung,

(b) Selama proses pembelajaran berlangsung, dan

(c) setelah pembelajaran berlangsung.

Daftar Pustaka :

Airasian, Peter W. (1991). Classroom Assessment. USA : McGraw Hill.

Aries S.,Erna Febru. (2011). Asesmen dan Evaluasi. Malang : Aditya Media.

Ronis, Diane. (2011). Asesmen Sesuai Cara Kerja Otak Edisi Kedua. Jakarta : PT Indeks.

Aunurrofiq Hidayat, 7 Desember 2014

 
Leave a comment

Posted by on December 6, 2014 in File Pendidikan

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: